Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Kampung Suku Wih Ilang Dalam Implemenatasi Administrasi Kampung Berbasis Aplikasi

Read Time:2 Minute, 15 Second

Suku Wih Ilang merupakan salah satu gampong yang ada di kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, provinsi AcehIndonesia.

Pada mulanya Kampung Suku Wih Ilang bernama kampung Suku Wih Ilang Gele. Tetapi setelah dimekarkan menjadi dua kampung pada tahun 2007 kampung Suku Wih Ilang diubah namanya menjadi Suku Wih Ilang dan satu lagi kampung Gele semayang.

Pada dasarnya masyarakat Kampung Suku Wih Ilang berasal dari kampung Gele Kenawat Takengon Aceh Tengah mulai sejak tahun 1910 sudah menetap disana dengan mata pencaharian masyarakat kala itu pada umumnya adalah sebagai petani.

Namun pada tahun 1928 timbul pemikiran dari para sesepuh, alim ulama dan tokoh masyarakat untuk memperluas wilayah pertanian sampai ke kampung Redelong Imum Bukit.

Pada mulanya Tanah lahan pertanian Kampung Suku Wih Ilang Gele adalah milik Ampun Zainuddin yang bertempat di Mampak Kebayakan Aceh Tengah pada waktu itu masyarakat meminta kepada beliau agar lahan pertanian tersebut diberikan kepada mereka tetapi Ampun Zainuddin meminta uang administrasi sebesar 24 perak (masa uang penjajahan Belanda) setelah itu barulah lahan pertanian tersebut diberikan kepada masyarakat kampung Suku Wih Ilang.

Kampung suku Wih Ilang terdiri dari tiga dusun yaitu dusun Kejora Bersatu, dusun Tuah Berpapah dan dusun penghulu Gele.

Pada tahun 2007 kampung Suku wih Ilang dimekarkan menjadi dua kampung yaitu Kampung Gele Semayang hal ini disebabkan karena semakin bertambahnya jumlah penduduk.

Gele semayang dinyatakan sebagai salah satu kampung depenitif dalam wilayah Kemukiman Gajah Mungkur Reje Tiang, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.

Pada tanggal 26 Oktober 2020 Perangkat Kampung Suku Wih Ilang beserta jajaran nya mengadakan pelatihan aplikasi sistem informasi desa dengan mengundang nara sumber bantudesa.id dari kota Medan.

Pelatihan diadakan 2 hari dimana hari pertama membahas penggunaan aplikasi sistem informasi desa dan di hari kedua membahas mengenai aplikasi laporan keuangan BUMK.

Dalam kata sambutannya Reje SukuWih Ilang mengharapkan dengan adanya pelatihan aplikasi sistem informasi desa dan aplikasi laporan keuangan BUMK kampung suku wih ilang bisa menjadi kampung yang lebih maju dari kampung yang lain di Kabupaten Bener Meriah.

Kegiatan juga dihadiri oleh beberapa pendamping desa dari Kecamatan bandar dan pengurus BUMK dari Kampung Puja Mulia.

Nara sumber bantudesa.id bapak Abdul Kadir, ST memberikan gambaran kepada peserta pelatihan apa manfaat serta keuntungan sebuah kampung menggunakan aplikasi sistem informasi desa dan aplikasi laporan keuangan BUMK.

Adapun manfaat menggunakan aplikasi bantudesa diantaranya memudahkan aparatur desa dalam pelayanan publik ke masyarakat, memghamat waktu dan biaya serta memudahkan pada saat membuat laporan atau pun permintaan data dari pemerintah kecamatan atau kabupaten. Adapun manfaat dari aplikasi laporan keuangan BUMK adalah untuk menghasilkan laporan yang transparan dan akuntabel sehingga BUMK bisa berkembang dengan sehat.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara perangkat kampung suku wih ilang dan nara sumber bantudesa.id.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Seberapa bermanfaat posting ini?

Klik pada bintang untuk memberi peringkat!

Penilaian rata-rata 1 / 5. Jumlah suara: 1

Sejauh ini tidak ada suara! Jadilah yang pertama menilai posting ini.

Bagikan! Ke temanmu

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Open chat
1
Butuh Sesuatu?
assalamualaikum apa yang bisa kami bantu?