Ebook Jurnalisme “berita palsu” dan Disinformasi

Read Time:2 Minute, 40 Second

Sahabataksa.com,-UNESCO bekerja untuk memperkuat pendidikan jurnalisme, dan publikasi ini adalah tawaran terbaru dalam rangkaian sumber pengetahuan mutakhir dari kami.

Ini adalah bagian dari “Global Initiative for Excellence in Journalism Education”, yang merupakan fokus kerja International Programme for the Development of Communication (IPDC) UNESCO. Inisiatif ini berupaya untuk terlibat dengan pengajaran, praktik, dan penelitian jurnalisme dari sudut pandang global, termasuk berbagi praktik baik di berbagai negara.

Dengan demikian, buku pegangan ini berusaha menjadi sebuah model untuk kurikulum yang relevan secara internasional, terbuka untuk adopsi atau adaptasi, yang menanggapi masalah global dalam bentuk disinformasi yang dihadapi masyarakat secara umum, dan jurnalisme secara khusus.
Buku ini menghindari asumsi bahwa istilah “berita palsu” memiliki sebuah makna langsung atau sudah dipahami secara umum1. Ini karena “berita” berarti informasi yang teruji dan berorientasi kepentingan umum, sehingga informasi yang tidak memenuhi standar tersebut tidak layak disebut berita. Dalam pengertian ini, “berita palsu” adalah sebuah oksimoron2 yang merendahkan kredibilitas informasi yang memenuhi syarat verifikasi dan kepentingan umum, yaitu berita sejati.

Untuk lebih memahami beragam kasus yang melibatkan manipulasi eksploitatif bahasa dan konvensi genre berita, buku ini memperlakukan tindakan penipuan tersebut sebagaimana adanya, yaitu sebagai sebuah kategori tertentu dari informasi palsu dalam beragam bentuk disinformasi, termasuk format hiburan seperti meme visual.
Dalam buku ini, disinformasi dipakai untuk mengacu pada upaya sengaja (sering kali teratur) untuk membingungkan atau memanipulasi orang melalui pengiriman informasi bohong kepada mereka. Tindakan ini sering dikombinasikan dengan strategi komunikasi yang paralel dan tumpang-tindih serta seperangkat

taktik lain seperti peretasan atau pencurian informasi pribadi. Sementara itu, misinformasi dipakai untuk mengacu pada informasi menyesatkan yang dibuat atau disebarluaskan tanpa niat manipulatif atau jahat. Keduanya merupakan masalah bagi masyarakat, tetapi disinformasi sangat berbahaya karena sering kali dilakukan secara teratur, didukung sumberdaya yang baik, dan diperkuat oleh teknologi otomatis.

Pemasok disinformasi memangsa potensi kerentanan atau sikap partisan penerima yang mereka harapkan bisa berperan sebagai penguat dan penyebar informasi. Dengan cara ini, mereka berusaha menjadikan kita saluran pesan mereka dengan memanfaatkan kecenderungan kita untuk berbagi informasi karena berbagai alasan. Bahaya khususnya adalah “berita palsu” biasanya gratis, sehingga orang yang tidak mampu membayar untuk jurnalisme yang berkualitas, atau kekurangan akses ke media publik yang independen, akan rentan terhadap disinformasi dan misinformasi.

Penyebaran disinformasi dan misinformasi dimungkinkan terutama melalui aplikasi jejaring sosial dan pengiriman pesan, yang memunculkan pertanyaan tentang isu regulasi dan pengaturan-mandiri (self-regulation) oleh perusahaan penyedia layanan tersebut.

Dalam karakter mereka sebagai perantara, alih-alih pembuat konten, bisnis tersebut selama ini hanya tunduk pada peraturan yang bersifat ringan (kecuali di bidang hak cipta). Namun, dalam konteks adanya tekanan yang semakin besar terhadap mereka, termasuk risiko terhadap kebebasan berekspresi yang dibawa oleh peraturan yang berlebihan, ada peningkatan langkah—meskipun tambal-sulam—dalam bingkai pengaturan- mandiri3.

Pada 2018, Pelapor Khusus PBB tentang Kebebasan Berekspresi dan Berpendapat memfokuskan laporan tahunnya pada isu tersebut, mendesak perusahaan Internet untuk belajar dari pengaturan-mandiri dalam media berita, dan untuk lebih selaras dengan standar PBB tentang hak untuk memberi, mencari, dan menerima informasi4. Di dalam lingkungan dinamis yang dipenuhi berbagai tindakan dari negara dan perusahaan internet, terdapat peran penting bagi jurnalis dan media berita, yang merupakan pintu masuk buku ini.

Untuk mendownload link e-book nya silahkan bergabung sebagai member sahabataksa agar bisa masuk ke menu Download Ebook.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Seberapa bermanfaat posting ini?

Klik pada bintang untuk memberi peringkat!

Penilaian rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Sejauh ini tidak ada suara! Jadilah yang pertama menilai posting ini.

Bagikan! Ke temanmu

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Open chat
1
Butuh Sesuatu?
assalamualaikum apa yang bisa kami bantu?