Asal Usul Istana Maimun-Sejarah

Read Time:2 Minute, 15 Second

Sahabataksa.com,-Istana Maimun adalah salah satu destinasi wisata terkenal di kota Medan. Istana ini memiliki keindahan  serta sejarah yang menarik untuk digali. Sejarah Istana Maimun berhubungan erat dengan Kesultanan Deli karena sang sultanlah yang memprakarsai pembuatan istana ini. Sebagai objek wisata di Sumut yang terkenal, istana ini menarik perhatian para pelancong untuk datang dan menyaksikan kemegahan peninggalan zaman dulu.

Didesain oleh arsitek Capt. Theodoore van Erp, seorang tentara Kerajaan Belanda yang dibangun atas perintah Sultan DeliSultan Ma’mun Al Rasyid. Pembangunan istana ini dimulai dari 26 Agustus 1888 dan selesai pada 18 Mei 1891. Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan. Istana Maimun terdiri dari 2 lantai dan memiliki 3 bagian yaitu bangunan induk, bangunan sayap kiri dan bangunan sayap kanan. Bangunan istana ini menghadap ke utara dan pada sisi depan terdapat bangunan Masjid Al-Mashun atau yang lebih dikenal dengan sebutan Masjid Raya Medan.Istana Maimun pada tahun 1890 – 1905.

ASAL MUASAL NAMA MAIMUN

Pernah gak kamu merasa penasaran dengan nama Istana Maimun? Mengapa namanya Maimun? Apakah Maimun itu nama orang atau bukan? Nah, begini penjelasannya. Ternyata asal-muasal nama Maimun itu ada dua versi. Versi yang pertama menyebutkan bahwa Maimun berasal dari nama istri Sultan Makmun, Maimunah. Nama itu diberikan sebagai penghargaan untuk istrinya. Kalau versi yang kedua menyebutkan bahwa Maimun ini diambil dari kata dalam bahasa Arab, Maimunah, yang berarti berkah atau rahmat.

PENGARUH 3 KEBUDAYAAN

Selain sejarah Istana Maimun, arsitektur istana ini pun menarik untuk diteliti. Istana yang didominasi oleh warna kuning keemasan diarsiteki oleh Theo Van Erp yang seorang arsitek dari Italia. Jika kalian melihat bagian-bagian istana ini, kalian akan menemukan 3 pengaruh kebudayaan. Ada arsitek gaya Islam (dari Timur Tengah), tradisional Melayu, juga dari Eropa.

Bentuk lengkungan di atap istana yang terlihat seperti perahu terbalik itu merupakan gaya khas kawasan Timur Tengah. Untuk gaya Eropa bisa dilihat di ornamen yang ada di pintu contohnya. Gaya yang dipakai adalah gaya Spanyol. Gaya arsitektur Belanda dan dilihat pada pintu.

RUANG TAHTA

Ruang yang didominasi warna kuning ini memiliki luas 412 m2. Area tersebut digunakan sebagai tempat penobatan Sultan Deli atau acara lain yang berhubungan dengan tradisi. Di situ juga disimpan benda pusaka kerajaan. Ada juga foto keluarga dan senjata keluarga yang berhubungan dengan sejarah Istana Maimun.

MERIAM PUNTUNG

Di Istana Maimun terdapat sebuah meriam bersejarah yang bernama meriam Puntung. Menurut legenda masyarakat setempat, benda ini merupakan jelamaan dari anggota Kerjaan Deli Tua yang bernama Mambang Khayali. Dia adalah adik dari Putri Hijau. Mambang Khayali berubah wujud menjadi meriam demi mempertahankan istana saat diserbu oleh Raja Aceh yang pinangannya ditolak oleh Putri Hijau.(aksa)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Seberapa bermanfaat posting ini?

Klik pada bintang untuk memberi peringkat!

Penilaian rata-rata 1 / 5. Jumlah suara: 1

Sejauh ini tidak ada suara! Jadilah yang pertama menilai posting ini.

Bagikan! Ke temanmu

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Open chat
1
Butuh Sesuatu?
assalamualaikum apa yang bisa kami bantu?